Indeks
RSS
Print
WALIKOTA BEKASI TERIMA PENGHARGAAN HIPENCA

[BERITA LIPUTAN]
Kota Bekasi, 3 Desember 2009. Walikota Bekasi H Mochtar Mohamad menerima penghargaan dalam Peringatan Hari Internasional Penyandang Cacat (HIPENCA) Tahun 2009 yang diserahkan oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, DR H Salim Segaf Al Jufri yang berlangsung di Istana Wakil Presiden RI, pagi hari tadi (03/12).
Sejumlah menteri tampak hadir dalam acara tersebut, diantaranya Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, dan Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh, serta Ketua Umum Persatuan Penyandang Cacat Indonesia Siswadi.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Walikota Bekasi atas kepedulian dan keberpihakan dalam mewujudkan kesamaan kesempatan bagi penyandang cacat.
Wakil Presiden RI Boediono dalam pidatonya mengatakan," Saya tersentuh dan saya terharu karena di hari yang penting ini saya mengingat ayah saya yang pada suatu ketika mengalami musibah hilangnya penglihatannya hingga meninggal dunia," ujar wapres.
Wapres tampak terharu dan kembali mengatakan, "Beberapa tahun kemudian saya dibesarkan pada keluarga yang mengalami hambatan fisik," katanya. Tapi, menurut Wapres, hambatan fisik harusnya tidak menjadi halangan untuk bergerak maju, seperti yang dicontohkan oleh ayahandanya.
Menurutnya, berbagai upaya untuk mengatasi hambatan bagi para penyandang cacat seharusnya merupakan tugas negara. Dalam kesempatan itu pula, Wapres memerintahkan anggota kabinet untuk memperhatikan kebutuhan para penyandang cacat.
Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Penyandang Cacat Siswadi, menjelaskan, tanggal 03 Desember merupakan Hari Internasional Penyancang Cacat (Hipenca) yang diperingati setiap tahunnya, oleh bangsa-bangsa di seluruh dunia, berdasarkan Resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) No 47/3 Tahun 1992.
Siswadi juga menyampaikan bahwa tema yang diangkat pada peringatan Hipenca tahun ini merujuk kepada tema internasional yaitu, pemberdayaan penyandang cacat dan komunitasnya untuk mewujudkan kesejahteraan yang bermartabat. Menurutnya, “Tema yang diangkat kali ini memberikan makna yang mendalam tentang potensi dan kemampuan komunitas penyandang cacat yang dapat dikembangkan secara optimal”, ujarnya.
Dalam acara tersebut diberikan sejumlah penghargaan kepada, Walikota Bekasi (Lembaga pemerintahan), Sugeng Siswoyudono (Penyandang cacat), Suryanto (Non penyandang cacat), RBM Kota Bandung (Lembaga non pemerintah) dan Pemprov Jawa Barat (Aksesibilitas).
Pemberian penghargaan kepada Walikota Bekasi merupakan bentuk kebijakan dan kepedulian Pemkot Bekasi kepada penyandang cacat dalam mewujudkan kesetaraan dan kesempatan dalam segala aspek kehidupan dan penghidupan. Selain itu, meluangkan dedikasinya untuk kepentingan komunitas penyandang cacat didaerahnya dengan penyediaan berbagai kegiatan yang ditujukan untuk mensejahterakan penyandang cacat.(rinto/yvost)
Sosial Budaya Sebelumnya