Indeks
RSS
Print
WADAH IBADAH SEMPIT, MASJID ADZ-DZIKRU SMKN 1 BEKASI DIPERBESAR

[BERITA LIPUTAN]
Kota Bekasi, 5 Desember 2009. Rasa gembira terlihat dibenak seluruh guru dan siswa-siswi SMK Negeri 1 Kota Bekasi. Bahkan kepala sekolah pun merasa senang karena harapan yang selama ini ditunggu-tunggu kini akan segera terealisasi. Pasalnya, Masjid Adz-Dzikru yang berada di komplek sekolah tersebut kini sudah memasuki tahap diperbesar. Acara peletakan batu pertamanya pun resmi diletakkan oleh Walikota Bekasi H Mochtar Mohamad, Sabtu (05/12).
Dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi beserta anggotanya, unsur Muspida, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi H Kodrato, camat, lurah, tokoh masyarakat, alim ulama, warga setempat, orang tua siswa dan siswa-siswi sekolah tersebut.
Kepala Sekolah SMKN 1 Bekasi Chaerudin, menyampaikan apresiasinya kepada segenap pihak yang turut membantu penyelenggaraan pembangunan masjid tersebut, khususnya kepada Pemkot Bekasi yang mendukung penuh pembangunan masjid tersebut.
Chaerudin juga menyampaikan, seiring dengan usia struktur bangunan di beberapa bagian masjid yang sudah mulai tampak rusak, ditambah atap yang sering bocor di kala hujan sehingga menjadi tidak representatif lagi untuk pelaksanaan ibadah, karena sering terganggu dengan bocor dan bahkan sering terjadi banjir atau tergenang air apabila terjadi hujan.
Begitu pula dengan luas masjid yang kini sudah tidak bisa menampung jamaah saat melakukan sholat Jum'at, sehingga kerap kali siswa melakukan sholat Jum'at di luar sekolah, yang mana hal tersebut membuat pihak sekolah tidak bisa mengontrol aktivitas siswa-siswi. "Jadi, kami tidak bisa mengontrol jika anak-anak sholat di luar, karena dikhawatirkan habis sholat, langsung pulang sebelum waktunya", kata Chaerudin.
Pada kesempatan itu juga, Chaerudin menyampaikan prestasi dan penghargaan yang berhasil diraih sekolah hingga menuju ISO 9001-2008. Tidak hanya itu, disampaikan pula prestasi tiga tahun ke depan SMK Negeri 1 yang semula Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) menjadi Sekolah Bertaraf Internasional (SBI), "Mudah-mudahan tidak ada hambatan", kata kepala sekolah seraya menambahkan prestasi ini tidak lepas dari dukungan pemerintah dan dinas pendidikan.
Adapun dana yang diperlukan dalam pembangunan masjid tersebut akan menelan anggaran sebesar Rp 800 juta. “Sementara dana yang kini tersedia sudah ada Rp 200 juta, dimana dana itu terkumpul dari infaq shodaqoh guru dan karyawan, bantuan dari dunia usaha, dunia industri dan infaq shodaqoh siswa”, ujarnya.
Walikota Bekasi H Mochtar Mohamad, menyampaikan harapannya agar setiap sekolah memiliki sarana ibadah. "Saya berharap setiap sekolah harus mempunyai tempat ibadah", ujarnya. Menurut walikota, ibadah merupakan salah satu pendidikan ilmu agama yang tidak ternilai harganya. Meski pintar dalam mata pelajaran lain, namun jika ilmu agamanya minim, tentu akan memiliki moral yang rendah. "Mudah-mudahan dengan dibangunnya Masjid Adz-Dzikru akan dapat meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan kehidupan harmonis antara siswa, guru serta masyarakat setempat", ujar walikota.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi H Sutriyono menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan masjid tesebut. "Kami selaku DPRD Kota Bekasi mendukung pembangunan masjid itu", katanya. Selanjutnya, sebagai dewan penyerap aspirasi rakyat, pihaknya juga nantinya akan berpartisipasi dalam menjalankan roda ibadah di lingkungan sekolah tersebut.(rinto/yvost)
Kegiatan Sebelumnya