Indeks
RSS
Print
BANK INDONESIA LIRIK KOTA BEKASI SEBAGAI PILOT PROJECT SAGU

[BERITA LIPUTAN]
Kota Bekasi, 18 Januari 2010. Bank Indonesia memilih Kota Bekasi menjadi Proyek Percontohan (Pilot Project) peluncuran Program Gemar Menabung Sabtu-Minggu Hemat Seribu (Sagu). Hal tersebut dikemukakan Walikota Bekasi H Mochtar Mohamad dalam rangkaian apel pagi di Plasa Pemkot Bekasi, Senin (18/1).
Walikota menyampaikan, dalam waktu dekat ini, program tersebut akan dicanangkan dan diresmikan serta disosialisasikan kepada masyarakat. Dijadwalkan, akan hadir dan berkesempatan meresmikan pencanangan tersebut nantinya adalah Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Pemkot Bekasi dalam hal ini akan menggalang warga Kota Bekasi yang berpotensi untuk menabung. "Rencana acaranya akan dilaksanakan Sabtu mendatang (23/1)", ujarnya.
Walikota memaparkan, bahwa program ini merupakan hasil kerja sama Pemkot Bekasi dengan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Kota Bekasi dan Bank Jabar Banten sebagai mitra pemerintah. Berkaitan dengan proses pemungutan, hal tersebut sudah diatur sedemikian rupa, yaitu pihak BPRS setiap hari Jumat akan melakukan jemput bola ke seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta warga Kota Bekasi.
“Saya menghimbau, agar program ini dimulai dari jajaran Pemkot Bekasi dan diharapkan kepada seluruh staf agar dapat mengawali program tersebut”, ujarnya walikota.
Program ini bertujuan memasyarakatkan menabung khususnya bagi warga kelas menengah ke bawah yaitu dengan menyisihkan seribu rupiah untuk ditabung. Tujuan berikutnya yaitu dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi keluarga miskin di Kota Bekasi. Sebagai catatan, jumlah keluarga miskin di Kota Bekasi kurang lebih mencapai 200.000 KK.
Terselenggaranya program ini nantinya, terinspirasi dari rasa keprihatinan masyarakat terhadap sulitnya memperoleh pinjaman uang dari perbankan. Selama ini, perbankan hanya memberikan pinjaman kepada masyarakat kelas menengah ke atas, sementara masyarakat kelas menengah ke bawah selalu mendapat kesulitan birokrasi peminjaman.
Menurut walikota, BI memilih Kota Bekasi menjadi proyek percontohan mengingat Kota Bekasi belum lama ini mendapat penghargaan dari Menteri Keuangan (Menkeu) dalam rangka pengelolaan keuangan daerah. Hal inilah yang menjadi dasar bagi BI memilih Kota Bekasi sebagai salah satu daerah yang di percaya melaksanakan program tersebut.
"Saya berharap, masyarakat dapat menikmati dan memperoleh pinjaman tanpa diskriminasi dari kategori apapun demi kesejahteraan masyarakat itu sendiri, mudah-mudahan program ini berjalan dengan baik", harap walikota.(yvost/rinto/hanafi)
Ekonomi Sebelumnya