Indeks
RSS
Print
MENEG PP DAN PA MINTA WALIKOTA BERDAYAKAN ANAK JALANAN

[BERITA LIPUTAN]
Kota Bekasi, 25 Januari 2010. “Maraknya pemberitaan mengenai anak jalanan dan perlakuan kekerasan terhadap perempuan akhir-akhir ini, menjadi perhatian bagi kita semua, bahkan saya pribadi sungguh prihatin melihat fenomena ini”, ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Agum Gumelar saat mengunjungi Kota Bekasi dalam acara Bekasi Culture Festival di Sport Center Harapan Indah, Sabtu (23/01).
Linda menambahkan, pemerintah dalam hal ini hendaknya mencari solusi untuk memberdayakan anak-anak jalanan dan kaum perempuan yang dinilai kurang mendapat pendidikan yang layak.
Ditambahkannya, sesuai dengan Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan,“Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara”. Tentu ini semua tidak luput dari program pemerintah yang nantinya diteruskan dan disosialisasikan oleh pemerintah daerah.
“Kota Bekasi sebagai kota yang sedang mengalami kemajuan, diharapkan dapat mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan masyarakat”, ujar Meneg PP dan PA yang juga istri Agum Gumelar. Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan memberdayakan anak jalanan dan membina kaum perempuan menjadi orang yang terampil.
Sementara, Walikota Bekasi H Mochtar Mohamad menyampaikan, merespon serta menanggapi problem mengenai anak jalanan dan pengentasan kemiskinan tersebut, dengna mencanangkan program Gemar Menabung Sabtu-Minggu (Sagu) Hemat Seribu. Program ini diharapkan menjadi salah satu program yang bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan di Kota Bekasi.
Selain itu, beberapa aspek lain yang sudah direalisasikan pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat diantaranya melakukan percepatan pembangunan infrastruktur dan menggulirkan program pendidikan dan biaya kesehatan gratis. “Program ini sudah berjalan dan sudah dinikmati masyarakat, Bu”, ujar walikota dalam paparannya.(rinto/yvost)
Sosial Budaya Sebelumnya