

Penghapusan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) bisa meningkatkan daya saing Indonesia untuk menarik investasi asing. Selain itu, penghapusan PPnBM juga bisa mencegah penyelundupan yang mendistorsi pasar dalam negeri.
Demikian dikatakan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang Industri, Teknologi, dan Kelautan, Rachmat Gobel di Jakarta, Selasa (10/7).
Dikatakan, penghapusan PPnBM tidak hanya menjadi insentif bagi investor baru, tetapi juga menambah minat investasi yang sudah lebih dulu menanamkan modalnya di Indonesia untuk meningkatkan investasi mereka. Apalagi, tuturnya, Indonesia sedang bersaing dengan negara lain untuk menarik investasi.
Presiden Komisaris PT Panasonic Gobel Batteries Industries (PGBI) ini menjelaskan, Indonesia memiliki keunggulan utama dibanding negara ASEAN lain yakni pasar yang besar. Tetapi, selama ini pemerintah belum bisa mengatasi penyelundupan yang menyebabkan distorsi pasar. Hal ini sangat merugikan industri yang sudah menanamkam modalnya di Tanah Air. Karena itu, jika PPnBM dihapuskan, tandasnya, maka perbedaan harga barang produk selundupan dengan produk yang dibuat di dalam negeri menjadi kecil. Dengan sendirinya penyelundupan akan berkurang dan industri di dalam negeri akan bertumbuh.
Dampaknya, kata Rachmat, investasi, kapasitas industri nasional, dan penyerapan tenaga kerja akan meningkat. Pada akhirnya, pemerintah akan mendapatkan pendapatan yang lebih besar melalui instrumen fiskal lainnya seperti PPN dan PPh Badan.
Ia menjelaskan, sebenarnya pada Visi 2030 dan Road Map 2010 Kadin Indonesia telah memproyeksikan akumulasi penerimaan pajak dari tahun 2007 hingga 2010 dari efek restrukturisasi PPnBM untuk empat produk elektronik yaitu televisi, pengatur suhu ruangan (AC), lemari es, dan mesin cuci mencapai Rp 7,096 triliun.
Sedangkan, jumlah penambahan lapangan kerja mencapai 30.008 orang dengan akumulasi nilai produksi industri barang elektronik jadi sebesar Rp 33,850 triliun, produksi komponen dalam negeri Rp 23,695 triliun, dan peningkatan investasi sebesar Rp 1,099 triliun.
Sedangkan, tanpa stimulus PPnBM dan kebijakan pemerintah lainnya, Kadin memproyeksikan akumulasi perolehan pajak hanya mencapai Rp 6,394 triliun dan terjadi pengurangan lapangan kerja sebesar 2.547 orang.
Selain itu, akumulasi nilai produksi industri produk jadi elektronik hanya mencapai Rp 22,946 triliun, produksi komponen dalam negeri hanya Rp 16,062 triliun, dan tambahan investasi hanya sebesar Rp 106 miliar.
"Pengalaman penghapusan dan penurunan PPnBM sejumlah produk elektronik pada 2003 telah menunjukkan dampak langsung kebijakan itu mampu menurunkan harga pasar, mendorong pertumbuhan industri," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) M Lutfi mengatakan, penghapusan dan penurunan PPnBM untuk beberapa sektor industri bisa menjadi daya tarik bagi investor untuk menanamkan modalnya, mengingat Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang tidak dimiliki oleh negara pesaing. [N-3]
Komentar Anda| nike dunk opendee@163.com http://www.selldunkshoes.com |
: | linda I love the nike dunk that I purchased. They are stylish and unbeliebably comfortable. Wearing them, it feels like I\'m walking on pillows. Perfect support. Here comes a new pair of Air Jordan Shoes that are sure to be at the top of plenty of young ladies\'back to school shopping lists. These little Michael Jordan Shoes are cute as can be with glittery blue sections contrasting an otherwise white design. But as is the case with the iridescent finish on the blue parts, the best features of these kicks require a closer look. That\'s where you\'ll find some previously hidden tonal flower designs that add just the right amount of summery shine to these playful dunks shoes.Im a big dude and at first i was unsure how they would fit becaue they look thin in the middle of the Coach Bags but when i put them on and walked for the first time with these Coach Outlet, i was like wow, this is the most comfortable shoe ive ever worn. |