

Kota Bekasi, 22 Maret 2009. Walikota Bekasi Mochtar Mohamad, tampil eksentrik saat melakukan peninjauan wilayah, yaitu dengan mengendarai sepeda motor, Sabtu kemarin (21/3). Sejumlah pejabat eselon II dan III turut serta mendampingi walikota juga dengan mengendarai sepeda motor pribadi. Penggunaan sepeda motor sebagai alat transportasi dalam melakukan peninjauan wilayah merupakan hal yang cukup menarik.
Walikota Bekasi dalam kesempatan peninjauan wilayah tersebut mengatakan, “Kami ingin dapat lebih dekat dengan masyarakat saja,” ujar walikota ketika ditanyakan alasannya menggunakan sepeda motor dalam peninjauan wilayah tersebut.
Kunjungan pertama walikota hari itu dilakukan ke Pasar Sumber Arta, yaitu sebuah pasar yang berlokasi di Kecamatan Bekasi Barat, setelah sebelumnya menyusuri Jalan KH Noer Ali atau biasa disebut sebagai Jalan Kalimalang. Petugas pengawalan pun ekstra sibuk mengatur lalu lintas. Tanpa merasa risih, walikota dengan santai mengendarai kendaraan motor matic-nya, dan sesekali Walikota Bekasi berhenti guna menyapa orang yang sedang kerja bakti di sepanjang jalan tersebut.
Sejumlah pejabat tampak antusias ketika mengikuti walikota dengan menggunakan sepeda motor. “Ya, cukup kagok juga, karena sudah lama tidak naik motor, ya tapi bisa dikatakan sebagai mengenang masa lalu”, kata salah satu pejabat.
Peninjauan juga difokuskan dengan memantau kondisi Kalimalang, kali yang membentang dari timur ke barat yang merupakan saluran tarum barat. Walikota bahkan beberapa kali berbicara serius dengan Kepala Dinas LH, Duddy Setiabudhi menyangkut penghijauan serta rehabilitasi sungai Kalimalang.
Puncak kegiatan tersebut, diakhiri di Unisma Bekasi, bertepatan dengan jadwal Walikota Bekasi untuk membuka kegiatan Lomba Kebut Dayung ke-16 yang digelar Mapala Tapak Giri Unisma Bekasi. Sekitar 200 tim ikut beradu cepat di saluran Kalimalang, yang lokasinya bersebelahan dengan Kampus Unisma Bekasi. Ade Rugbi, salah satu senior Mapala Tapak Giri mengatakan, “Lomba kebut dayung ini sudah yang ke-16 kali kami gelar dan termasuk yang paling bertahan dibanding daerah lain. Dengan mengadakan kegiatan ini, dapat menjadi wadah bagi pecinta olahraga dayung, serta untuk memberi sarana kompetisi bagi para atlet, khususnya para atlet Kota Bekasi,” ujarnya.
Dalam sambutannya Walikota Bekasi Mochtar Mohamad mengharapkan lahirnya bibit-bibit baru yang akan memajukan cabang olah raga Dayung Kota Bekasi, terlebih menjelang digelarnya event Porprov Tahun 2010 nanti yang rencananya akan di gelar di Bandung. Perlombaan di Kalimalang ini, dianggap dapat memberi konstribusi terhadap perawatan saluran. “Peserta lomba bukan hanya dari Bekasi, tetapi juga ada yang dari Indramayu, Subang, Purwakarta, Bandung dan daerah lainnya. Kita berharap agar ke depan bisa lebih baik,” katanya. (humtel/dimz/yvost)
Komentar Anda| domivanhelen agungtaufik37@yahoo.com 26122007 |
: | pa mohtar kl mimpi bekasi yg bener jgn kebyk,an di demo masyarakat don |
| maz herz hpurwoko96@yahoo.com |
: | kok judulnya Walikota Bekas.....bukan Bekasi. Tolong diralat pak/bu. Makasih sebelumnya |
| ADE RACHMAT KOMARA komarkom@yahoo.co.id KOTA BEKASI.GO.ID |
: | 1. kpn dilantik FKDM?.KEWASPADAAN DINI |
| darurawa darurawa@gmail.com |
: | Sedikit tapi ga enak dibaca "Walikota Bekas Tinjau Wilayah dgn Sepeda Motor" mohon diperbaiki..hanya kesalahan pengetikan. Terima kasih. |