Acara yang dimulai dengan mengumandangkan lagu Indonesia Raya ini dibuka oleh Wakil Walikota Bekasi H Rahmat Effendi dan dihadiri oleh tiga puluh orang Pegawai Negeri Sipil (PNS), Camat se-Kota Bekasi, Akademisi Perguruan Tinggi, anggota DPRD, LSM, para mahasiswa serta kalangan pers.
Adapun pembicara yang dihadirkan pada seminar ini adalah Agus Dwiyanto, Phd (Guru Besar FISIP UGM), Miftah Thoha, Phd (Guru Besar Magister Ilmu Publik UGM), dan Bambang, ST (Pengamat Planologi ITB) dan dimoderatori oleh Aos Kuswandi, Drs., M.Si. (Dosen FISIP UNISMA Bekasi) .
H Rahmat Effendi dalam pidato sambutannya mengungkapkan, pemerintah daerah merasa terpacu untuk melakukan pelayanan dan penanganan segera terhadap segala permasalahan masyarakat di Kota Bekasi dan pembahasan draft RUU 32/2004 merupakan satu langkah pendukung.
“Semoga dengan adanya Revisi RUU 32/2004 akan melahirkan konsep otonomi daerah yang dapat memberikan kebebasan kepada daerah untuk mengurus rumah tangganya sendiri berdasarkan kebutuhan dan kemampuan sumber daya yang dimiliki serta tanggung jawab yang tinggi sesuai tujuan otonomi daerah yang meliputi pertama, otonomi daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan, pelayanan pemberdayaan dan peran serta masyarakat,” jelas H Rahmat Effendi.
H Rahmat Effendi menambahkan bahwa tujuan yang kedua adalah otonomi daerah akan mampu meningkatkan daya saing dengan memperhatikan teknik demokrasi, pemerataan, keadilan, keistimewaan dan keanekaragaman daerah dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Tujuan yang juga sangat penting adalah hasil dari Revisi RUU 32/2004 ini akan meningkatkan kesadaran dan saling mempercayai satu sama lain antara pemerintah pusat dan daerah demi terwujudnya indentitas dan optimalisasi kinerja dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat” jelas H Rahmat Effendi.
Diakhir pidatonya pun beliau berharap agar PUSKOTDA dan UNISMA Bekasi dapat menjadi pusat pengembangan dan kajian pendidikan yang paling unggul di Kota Bekasi.
Pengurus PUSKOTDA dan mantan rektor UNISMA, Haris Budiyono, Ir. MT, berharap agar seminar draft UU 32/2004 dapat ditindaklanjuti menjadi skala nasional dalam bentuk seminar dan workshop yang melibatkan perwakilan dari pemerintah kota seluruh Indonesia yang diselenggarakan di Kota Bekasi.
Haris menjelaskan, lembaga PUSKOTDA ini diharapkan senantiasa berjalan sesuai dengan latar belakang dan tujuan pendiriannya, yaitu memberikan kotribusi dalam implementasi otonomi dan pembangunan daerah yang berbasis good governance.
“Ruang lingkup adanya PUSKOTDA ini adalah memberikan advokasi bagi kepentingan pembangunan Bekasi kepada tingkat provinsi dan tingkat nasional berkaitan dengan sumber daya aparatur keuangan, sistem, dan legislasi”, ungkap Haris.(Maharani Imran)